Analisis Bangunan Publik di Kota Bandung Menggunakan Kritik Evokatif

Obyek : Bangunan Publik di Kota Bandung.

Bangunan publik di Kota Bandung ini akan disampaikan dalam bentuk pemaparan(naratif) dan foto-foto bangunan(fotografi).

KRITIK EVOKATIF – METODE INTERPRETIF

Evoke : menimbulkan, membangkitkan

v      Ungkapan sebagai pengganti cara kita mencintai bangunan

v      Menggugah pemahaman intelektual kita atas makna yang dikandung bangunan

v      Membangkitkan emosi rasa kita dalam memperlakukan bangunan

v      Kritik evokatif tidak perlu menyajikan argumentasi rasional dalam menilai bangunan

v      Kritik evokatif tidak dilihat dalam konteks benar atau salah tetapi makna yang terungkap dan pengalaman ruang yang dirasakan.

v      Mendorong orang lain untuk turut membangkitkan emosi yang serupa sebagaimana dirasakan kritikus

 

KRITIK EVOKATIF DISAMPAIKAN DALAM BENTUK :

a. Kritik Naratif

b. Kritik Fotografi

  1. Intensify
  2. Eteherial
  3. Juxtaposition
  4. Assosiation
  5. Moment

 

Kantor Pos – Jalan Banda, Bandung

Kantor Pos yang terletak di Jalan Banda, Kota Bandung ini merupakan salah satu bangunan hasil modernisasi. Bangunan ini sebelumnya merupakan salah satu kantor pos yang berada di Kota Bandung. Kini bangunan inin difungsikan sebagai bangunan komersiil yaitu sebuah factory outlet yang diberi nama STAMP Factory Outlet. Bangunan yang semula mengambil konsep bangunan bergaya Belanda, kini ditambah dengan sebuah tampilan fasad bangunan yang lebih modern dengan adanya sebuah lorong di entrance dengan bentuk menyerupai huruf ‘A’ yyang merupakan logo dari Factory Outlet tersebut. Fasad terlihat modern dengan penggunaan material kaca film berwarna gelap pada atap dari tambahan fasad yang baru. Dengan adanya penambahan warna yang mencolok pada fasad baru dan beberapa bagian dari bangunan inti menjadikan bangunan Kantor Pos – Jalan Banda, Kota Bandungn ini terlihat modern namun tidak menghilangkan bentukan aslinya yang bergaya kolonial.

 

Gambar Kantor Pos di Jalan Banda – Bandung


Kantor Pos Besar – Bandung

 

Gambar Fasad Dan Sculpture Kantor Pos Besar – Bandung

Gambar diatas merupakan tampilan  fasad baru dari Kantor Pos Besar Bandung (Bandung Pos Besar Kantor) di Jalan Asia Afrika 47. Di depannya terdapat patung Universal Postal Union atau Uni Postale Universalle (UPU). Bangunan ini dicat abu-abu dan oranye yang merupakan warna PT Pos Indonesia (Indonesian Postal Company).

Kantor Pos Besar bangunan terdaftar sebagai salah satu warisan arsitektur Bandung oleh Bandung Heritage Society. Gedung ini dibangun pada tahun 1928 dan dirancang oleh arsitek J. van Gent.

 

Gambar Perubahan Tampilan Kantor Pos Besar – Bandung

Dengan adanya penambahan pagar stainless steel, sclupture dengan bentuk modern dan pengecatan dengan warna yang menyolok menjadikan bangunan ini terlihat lebih modern padahal sudah dibangun sejak tahun 1928.

 

Heritage dan Cascade Factory Outlet – Bandung

Sebuah bangunan dengan arsitektur art deco khas bangunan peninggalan zaman kolonial berdiri di Jl Martadinata No 63. Bangunan megah berpilar besar dengan cat warna putih ini kini menjadi salah satu factory outlet ternama di kota Bandung.

Heritage factory outlet, bangunan ini bekas gedung British Institute ini dibangun di tahun 1895-1900 dengan gaya arsitektur Belanda Klasik dengan kolom doriknya yang khas. Namun sampai saat ini arsitek yang merancang bangunan ini belum diketahui.

Bangunan ini merupakan bangunan bekas rumah dinas direktur Gouvernements Bedrijven (GB) yang sekarang disebut Gedung Sate. Selain bangunan ini antik, langka, dan indah juga merupakan satu-satunya bangunan yang memiliki gaya arsitektur klasik yang masih utuh. Pilar ioniknya yang anggun menjadi ciri khas yang memperlihatkan nilai arsitektur yang tinggi.

Bangunan Heritage Factory Outlet satu dari bangunan cagar budaya yang dilindungi dan dilestarikan keberadaannya di kota Bandung. Di dalam bangunan Heritage sendiri memiliki jalur yang menghubungkan Heritage dengan FO yang berada di sebelahnya, Cascade yang memiliki konsep arsitektur bergaya modern.

 

Gambar Cascade Factory Outlet, Bandung 

 

Gambar Heritage Factory Outlet

Penambahan awning bergaya modern pada sisi bangunan menjadikan bangunan bersejarah ini lebih modern namun tidak menghilangkan kesan kolonial yang ada pada bangunan.

Heritage dan Cascade Factory Outlet merupakan contoh dari bangunan kuno yang mengalami modernisasi dengan menambahkan bangunan modern di sampingnya.

 

KESIMPULAN

Dari pemaparan di atas dapat kita ketahui bahwa bangunan publik di Kota Bandung memliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan perlu dilestarikan. Ada pun proses modernisasi yang ada ditujukan untuk dapat lebih berbaur dengan bangunan modern di sekitarnya namun tanpa menghilangkan bentuk aslinya.

Pengalaman yang dapat kita rasakan saat berada di dalam bangunan tersebut adalah suasana yang membawa kita kembali ke masa-masa penjajahan (kolonial) yang bergaya Belanda. Penggunaan pilar-pilar yang besar dan kokoh pada fasad maupun interior bangunan.

Maka dari itu perlu kita lestarikan bangunan-bangunan yang memiliki nilai sejarah untuk mengingatkan kita akan perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Bangunan modern akan terus berkembang, namun bangunan lama pun harus tetap dilestarikan.

Published in: on January 13, 2011 at 2:01 pm  Comments (1)  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://winnerfirmansyah.wordpress.com/2011/01/13/analisis-bangunan-publik-di-kota-bandung-menggunakan-kritik-evokatif/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentLeave a comment

  1. Bandung emang mantap euy..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: