Beton Ringan – Support Material

Teknik beton ringan pertama kali dikembangkan oleh “Joseph Hebel” di Jerman pada tahun 1943. Melalui produk Hebel, beton ringan pun mendapat julukan “Aerated Lightweight Concrete (ALC)”. Material ini terbuat dari adonan kapur, pasir, silika, semen, air berikut bahan pengembangan yang dicampur dalam proses “Steam Curing”, yaitu sintesa kimiawi gas hidrogen yang menciptakan pori-pori kecil pada cetakan adonan beton ringan. Meski berbasis beton, namun justru memiliki berat jenis lebih ringan ketimbang material baja, beton bertulang, batu bata, batako, bahkan kayu. Bila beton ringan digunakan sebagai elemen non – struktur seperti dinding partisi, maka beban yang diterima elemen struktural seperti plat, justru dapat mengurangi massa total struktur yang menyebabakan beban menjadi lebih kecil sehingga desain akan menjadi lebih ringan. Selain itu material ini juga memiliki karakter sebagai isolator kebisingan maupun panas yang baik sehingga tidak mudah terbakar samapai lebih dari 3jam.

Ketahanan beton ringan terhadap gaya vertikal dan horizontal gempa setidaknya baru-baru ini berhasil diujikan oleh staff pengajar Rekayasa Struktur Fakultas Teknik Sipil (ITB). Melalui pengujian perilaku panel dinding dan lantai Hebel berikut diagframa sambungan terhadap efek lentur, terbukti bahwa panel panel beton ringan sangup menyalurkan beban lentur dan geser gempa. Lebih baik lagi apabila menggunakan premium plaster PM 200. Sedang pada uji sisa diafragma menunjukan penggunaan mortal yang menyambungkan PM-6000 dan tulangan pemikat.

• Keunggulan Hebel (Beton Ringan):

-    Kuat

-    Ringan

-    Ekonomis

-    Ukuran akurat

-    Kedap Suara

-     Tahan Lama

-     Tahan Panas dan Api

-     Hemat Energi

-     Mudah Pengerjaan

-     Ramah Lingkungan


•Spesifikasi produk Hebel, terdiri atas :

-    Blok Hebel (Beton ringan dan kuat pengganti batu bata. Memberikan keakuratan, kekuatan, ekonomis, kemudahan dan kecepatan pemasangan, serta kerapian dalam membangun rumah tinggal, gedung komersial, dan bangunan industri).

-    Blok Jumbo (Beton ringan pengganti batu bata dengan ukuran jumbo Memastikan pekerjaan dinding lebih cepat selesai).

-    Panel Lantai (yang masif dan bertulang merupakan produk pengganti plat lantai beton yang praktis, cepat, dan efisien dan berfungsi sebagai lantai. Tanpa proses pengecoran yang memungkinkan adanya aktifitas di ruang bawah sewaktu pekerjaan berlangsung, keramik pun juga dapat langsung dipasang diatasnya).

-    Panel Dinding (memberikan banyak keuntungan untuk pemakaian dinding internal maupun eksternal. Dengan pemasangan yang efisien dan hemat).

-    Anak Tangga (berfungsi sebagai pijakan penghubung antar lantai bawah dan lantai atas. Bentuk yang solid dan akurat memudahkan penyusunan dengan tingkat kerapian tinggi serta keragaman penyusunan anak tangga sesuai keinginan dan keterbatasan ruang. Tidak memerlukan balok tangga dan pondasi, cukup menumpu di atas blok Hebel).

-    Lintel Hebel (balok horizontal berupa beton ringan yang solid, mudah dipasang serta mempunyai kemampuan memikul beban, terletak di atas area bukaan dinding seperti pintu, jendela, atau diantara dua kolom).

-    Modular Panel (berukuran seluas modul struktur bidang dinding sangat sesuai untuk fasad dinding bangunan tingkat tinggi, perumahan, komersial maupun untuk sound barrier wall dan dinding pagar. Beratnya yang ringan, hanya 1/3 dari beton pracetak konvensional sehingga mengurangi beban terhadap struktur utama).

•Ciri – ciri Blok Hebel:

  1. Ukuran akurat
  2. Bentuk lurus, tidak lengkung
  3. Sudut-sudut blok siku
  4. Permukaan lebih halus, pori-pori lebih rapat.
  1. Tiga sisi tepi blok tidak bersisik/ rata (sisi atas, bawah, depan)
  2. Warna putih merata
  3. Berat per blok lebih ringan
  4. Produk lebih varian (blok, jumbo blok, panel, lintel, anak tangga, modular panel)
  5. Terdapat Logo embos Hebel
  6. Mengapung bila diletakkan di air

Published in: on January 3, 2010 at 11:44 pm  Comments (2)  
Tags: ,

Reflective Glass – Support Material

Reflective glass adalah salah satu kaca yang ditujukan untuk eksterior gedung. Kaca ini merupakan kaca yang hanya memiliki daya tembus dari satu arah saja, sehingga kegiatan dalam ruangan anda tidak tampak dari luar.
Selain itu Reflective glass juga dapat menghalangi masuknya sinar UV kedalam ruangan anda.
Jenis warna yang dipasarkan terdiri dari 5 warna, yaitu: Brown, Dark Blue, Dark Grey, Green, dan Silver.
Ketebalannya juga bervariasi mulai dari 5 mm, 6 mm, sampai 8 mm.

Ukuran standard: 48”x 72”,60”x 84”,72”x 96”,1600×2200mm, 2134×3050mm, dan lain-lain.

 

Keistimewaan:
1. Efektif mengontrol radiasi energi matahari (panas), tingkat radiasi di bawah 0.1.
2. Menghindari dari polusi cahaya dan memberikan tambahan estetika pada struktur

3. Rasio cahaya yang tinggi, rasio rendah dengan reflective glass.
4. Memberikan efek yang baik untuk pemeliharaan panas dan menyimpan energi.

 

Aplikasi :
1. Dekorasi eksterior bangunan bertingkat tinggi
2. Curtain wall
3. Fasilitas-fasilitas umum, budaya, olahraga dan teater..

Contoh aplikasi pada bangunan:

1. Allianz Tower (PT Medialand).

Desain ramah lingkungan menggunakan sistem double glazing untuk kulit luar gedung, yaitu kombinasi antara 8 mm reflective glass dan 6 mm clear glass, yang dipasang dengan 12 mm ruang hampa udara di antaranya. Kulit luar double glazing ini akan mengurangi masuknya panas ke dalam gedung secara drastis dan menghilangkan polusi suara dari luar gedung.

2. CITIC Plaza, Guangzhou, RRC.

Published in: on January 3, 2010 at 11:35 pm  Leave a Comment  
Tags: ,

Flat-slab Foam Ceramic – Support Material

Dr. Gilbert Robinson dan Dr. Denis Brosnan, peneliti dari Center for Engineering Ceramic Manufacturing at Clemson University, USA mengembangkan bahan busa keramik baru untuk selubung bangunan yang disebut sebagai Flat-slab Foam Ceramic cladding systems (FFC).

Pembuatannya sama halnya seperti pembuatan keramik pada umumnya. Flat-slab foam ceramic ini mampu menahan beban bangunan horizontal sehingga dapat digunakan pada lantai dan tangga. Selain itu, FFC ini juga dapat digunakan sebagai penutup dinding eksterior bangunan.

anna1

Panel/ lembaran keramik busa ini biasanya diproduksi dalam ukuran 1m x 1m x 3 cm. Sistem ini juga menyajikan pilihan warna dan keunggulan tekstur seperti keramik konvensionil, tetapi dengan peningkatan kemampuan seperti dapat lebih menyesuaikan diri terhadap perubahan cuaca sehingga tidak cepat rapuh .

anna2anna3

 

Panel keramik busa ini dapat diberi penulangan fiber dari polimer komposit (polymer matrix composite ­ organic polymers) untuk menambah kekuatan, kekakuan material dan pencegahan kerapuhan keramik (mudah pecah). Selain itu juga dapat menggunakan sistem anker stainless steel yang tertanam langsung pada unit panel tanpa memerlukan tambahan rangka penunjang metal dan panel dapat terpasang langsung pada bangunan.

Flat-slab Foam Ceramic (FFC) cladding system ini telah digunakan pada gedung perkantoran setinggi 45 lantai di Des Moines, Lowa.

 

anna4

Published in: on January 3, 2010 at 11:30 pm  Leave a Comment  
Tags: ,

Pyrophyllite – Support Material

Pyrophyllite (Piropilit) adalah material dengan kandungan silika yang tinggi dan memiliki ketersediaan cukup banyak (jutaan ton) dan berada pada kawasan luas (ratusan hektar) di Indonesia.

Pyrophyllite adalah paduan dari alumunium silikat, yang mempunyai rumus kimia Al2O3.4SiO2H2O. Mineral yang termasuk pyrophyllite adalah kianit, andalusit, dan diaspor. Bentuk kristal pyrophyllite adalah monoklin serta mempunyai sifat fisik dan kimia yang mirip dengan talk.
Pyrophyllite terbentuk umumnya berkaitan dengan formasi andesit tua yang memiliki kontrol struktur dan intensitas ubahan hidrotermal yang kuat. Pyrophyllite terbentuk pada zone ubahan argilik lanjut (hipogen), seperti kaolin, namun terbentuk pada temperatur tinggi dan pH asam.
Kegunaan pyrophyllite adalah untuk pakan ternak, industri kertas sebagai pengganti talk dan lain-lain .
Pyrophyllite terdapat di beberapa tempat yang diakibatkan munculnya formasi andesit tua, seperti di Pulau Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Pulau Sulawesi.

Kegunaan bahan Pyrophyllite:

Sebagai bahan baku industri keramik dan porselin.

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Pyrophyllite

Published in: on January 3, 2010 at 11:24 pm  Comments (6)  
Tags: ,

Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan

Konstruksi Rangka atap baja ringan yang terbuat dari baja ringan (truss) menjadi solusi bagi rangka atap rumah biasa yang masih menggunakan kayu sebagai bahan dasar, karena adanya pengaruh dari cuaca dan rayap. Rangka atap baja ringan menjadi solusi untuk itu.

 

 

Gambar rangka-rangka atap diatas memperlihatkan konstruksi rangka atap dengan menggunakan baja ringan yang disusun sedemikian kokoh untuk dapat menopang beban di atasnya. Saat ini sudah banyak rangka atap untuk rumah-rumah, gudang, perkantoran, ruko dan bangunan lain yang mulai menggunakan rangka atap baja ringan.

Rangka atap baja ringan ini telah banyak digunakan karena lebih effisien, sehingga biaya perawatan lebih murah, serta memiliki keunggulan lain dengan menggunakan baja ringan untuk atap rumah anda yaitu tahan lama dengan bahan baja ringan tersebut.

Rangka atap baja ringan dipasang dengan sistem konstruksi baja ringan yang stabil dan kokoh dengan keunggulan baja ringan yang tahan terhadap segala cuaca, tidak berkarat, anti rayap, kuat untuk puluhan tahun, atap rumah akan semakin kokoh dengan menggunakan rangka atap baja ringan dan memiliki kelebihan-kelebihan lainnya.

Atap Baja Ringan (Truss) menawarkan alternatif konstruksi atap rumah dengan menggunakan bahan baku baja lapis Zincalume (55% Alumunium, 43.5% Zinc dan 1.5% Silikon) atau baja Galvanis yang telah dibentuk menjadi profil-profil batangan dengan ketebalan dan panjang yang dapat dipesan sesuai kebutuhan.

Keunggulan menggunakan Rangka Atap Baja Ringan:

  • Lebih mengutamakan struktur dengan sistem plat Buhul di setiap tumpuan sendi (seperti jembatan) lebih kokoh dari kuda-kuda baja lainnya.
  • konstruksi stabil dan aman
  • Menggunakan tumpuan sendi dan roll
  • Prefabrikasi perkomponen
  • Tahan terhadap karat, rayap dan perubahan cuaca dan kelembaban
  • Bisa dipakai dengan genteng metal maupun keramik atau beton yang berat
  • Dirancang stabil terhadap tekuk, puntir serta muai/mulur
  • Pemasangan yang profesional dan terlatih hingga cepat pengerjaannya
  • Terdapat banyak pilihan jenis kuda-kuda
  • Pemilihan bentang: 6 m – 8 m (bentang kecil), 8 m – 10 m (bentang menengah), 10 m – 12 m (bentang besar)
  • Lebih dari 12 m (bentang khusus)
  • Tersedia material dengan galvalume, zincalume dan galvanized

Dengan menggunakan Baja Ringan untuk keperluan atap rumah anda, dapat melindungi atap rumah anda dari rayap dan karat serta tahan terhadap segala cuaca, serta ikut melestarikan lingkungan kita. Dengan menggunakan Truss, atap rumah anda dapat bertahan hingga puluhan tahun.

Dengan konstruksi baja ringan yang kuat dan benar akan mampu menopang beban yang berada di atas pada atap rumah anda. Dalam pemasangan konstruksi baja ringan untuk atap rumah anda akan dikerjakan oleh orang-orang yang telah berpengalaman di bidang pemasangan rangka atap baja ringan yang dilengkapi dengan perhitungan-perhitungan yang matang untuk setiap sisi pemasangan.

 

Gambar di atas terlihat konstruksi baja ringan yang disusun kokoh dan sebagian rangka atap yang telah dipasang genteng, baja ringan berfungsi untuk menopang beban di atasnya. Beralihlah ke rangka atap baja ringan sekarang juga.

Rangka atap baja ringan ini telah banyak digunakan karena lebih effisiennya biaya perawatan, dengan keunggulan baja ringan untuk atap rumah yang tahan lama dengan bahan baja ringan tersebut.

Rangka atap baja ringan dipasang dengan sistem konstruksi baja ringan yang stabil dan kokoh dengan keunggulan baja ringan yang tahan terhadap segala cuaca, tidak berkarat, anti rayap, kuat untuk puluhan tahun, atap rumah akan semakin kokoh dengan menggunakan rangka atap baja ringan dan memiliki kelebihan lainnya.

Published in: on January 3, 2010 at 11:11 pm  Comments (7)  
Tags: ,

Beton – Support Material

Dalam konstruksi, beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air.

Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan peletakan. Sebenarnya, beton tidak menjadi padat karena air menguap, tetapi semen berhidrasi, mengelem komponen lainnya bersama dan akhirnya membentuk material seperti-batu. Beton digunakan untuk membuat perkerasan jalan, struktur bangunan, fondasi, jalan, jembatan penyeberangan, struktur parkiran, dasar untuk pagar/gerbang, dan semen dalam bata atau tembok blok. Nama lama untuk beton adalah batu cair.

Dalam perkembangannya banyak ditemukan beton baru hasil modifikasi, seperti beton ringan, beton semprot (eng: shotcrete), beton fiber, beton berkekuatan tinggi, beton berkekuatan sangat tinggi, beton mampat sendiri (eng: self compacted concrete) dll.

Published in: on January 3, 2010 at 11:02 pm  Leave a Comment  
Tags: ,

Polikarbonat – Support Material

Polikarbonat merupakan salah satu jenis dari thermoplastic polimer. Sifatnya mudah dikerjakan (easily worked), dicetak (easily moulded) dan mudah terbentuk dengan panas (easily thermoformed). Material ini banyak digunakan pada industri kimia modern. Material ini memiliki identifikasi kode plastik 7.

Polikarbonat lebih banyak dikenal sebagai penutup atap. Sebenarnya ada banyak kegunaan bahan yang kuat dan tahan panas ini.
Mungkin anda sudah sering melihat penutup atap pergola yang terbuat dari bahan semitransparan berwarna-warni.
Mungkin juga anda sudah sering mendengar orang menyebut bahan ini dengan nama polikarbonat. Tetapi apa sebenarnya bahan yang berasal dari kata polycarbonate dalam bahasa Inggris ini?
Polikarbonat yang sering disebut juga sebagai engineering plastic ini merupakan hasil sintesa minyak bumi dan gas.
Sebenarnya material ini sudah ditemukan di AS, dan Jerman sejak tahun 1956. tetapi baru masuk ke Indonesia sekitar pertengahan 1980-an.

Lebih Kuat
Material ini sangat kuat. Bahan ini 250 kali lebih kuat dibandingkan kaca, dan 20 kali lebih kuat dibandingkan akrilik.
Mengapa kedua bahan ini yang dijadikan perbandingan? Kaca dan akrilik merupakan bahan transparan yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Polikarbonatpun memiliki sifat transparan yang setara dengan kaca, namun punya kekuatan lebih baik.
Selain kuat, polikarbonat juga tahan panas, alias baru meleleh sampai 2000 derajat celcius. Bila material ini terbakar, lelehannya tidak akan menyebar. Karena transparan, kuat dan tahan panas. Polikarbonat banyak digunakan untuk jendela pesawat terbang, tameng huru hara, gallon air minum, serta botol susu. Dengan kekuatan seperti ini, material ini segera dimanfaatkan sebagai pengganti kaca, misalnya untuk atap transparan maupun partisi ruang. Lalu apa bedanya dengan lembaran fiberglass yang juga digunakan untuk keperluan serupa? Jika terpapar panas matahari selama 3 tahun, fiberglass yang berasal dari serat kaca akan jadi getas (rapuh dan mudah patah). Bahan dasar polikarbonat yang berbeda membuatnya tidak getas meskipun terus menerus dijemur.

Lembaran yang Fleksibel
Sebagai material bangunan, polikarbonat dibuat dalam bentuk lembaran berukuran 2,1m x 11m. ketebalan dan bentuk yang tersedia cukup beragam. Ada yang berupa lembaran bergelombang, lembaran datar, serta lembaran berongga. Dibandingkan dengan yang lainnya, yang paling istimewa adalah jenis berongga.
Masing-masing jenis itu memiliki ketebalan yang beragam. Untuk polikarbonat yang berupa lembaran bergelombang, ketebalan materialnya hanya 0,8mm. Sedangkan yang berbentuk lembaran datar, ketebalannya 1,1mm. Jenis yang berongga paling beragam, ketebalannya mulai 5mm samapai 16mm. Karena tipis, material ini dapat dilekukkan secara fleksibel. Material inipun sangat ringan, per m2 bobotnya hanya 1,2 kg (Densitas (ρ) polikarbonat = 1200 – 1220 kg/m3). Agar lebih mudah dipadankan dengan bangunan yang sudah ada, polikarbonat tersedia dalam berbagai warna, mulai dari yang bening, abu-abu, hijau, biru, merah muda, sampai warna keperakan dan keemasan. Untuk warna, produsen polikarbonat tertentu memberikan jaminan selama 10 tahun atas pudarnya warna.

Bahan polikarbonat ternyata dapat dieksplorasi menjadi berbagai bentuk desain untuk rumah. Apa saja aplikasinya?
Teknologi bahan ‘plastik’ polikarbonat masih terus berkembang. Saat ini masyarakat lebih banyak mengenal polikarbonat sebagai bahan penutup atap carport. Padahal polikarbonat berpotensi untuk diolah menjadi bentuk-bentuk desain yang menarik dan dapat diterapkan di rumah.
Perkembangan pemakaian polikarbonat di Indonesia memang agak terlambat dibandingkan dengan negara-negara lain. Tapi lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali bukan? Berikut ini adalah beberapa aplikasi bahan polikarbonat yang dapat diterapkan di rumah.

Anak Tangga
Mirip seperti pada lantai, polikarbonat pada anak tangga harus memiliki ketebalan tertentu (minimal 16mm) agar kuat ketika dipijak. Wujud plastiknya yang semi transparan membuat seseorang biasanya akan merasa ragu ketika menaikinya. Sebenarnya dengan didukung oleh struktur tangga dan rangka polikarbonat, kita tidak perlu khawatir dengan kekuatannya. Ruang anda bisa terkesan sangat futuristic dengan anak tangga polikarbonat.

Furnitur
Material untuk furniture seperti kayu atau logam dapat dikombinasikan dengan lembaran polikarbonat. Beberapa contoh yang sudah ada, polikarbonat biasanya dipakai pada bagian-bagian tertentu saja seperti ambalan pada lemari, pintu lemari, atau bagian lain. Perpaduan tersebut menghasilkan furniture dengan tampilan modern dan hi-tech.

Partisi Interior
Pembatas ruang dari polikarbonat telah banyak dipakai pada interior kantor. Tapi bukan tidak mungkin bila anda mengaplikasikannya di rumah. Partisi polikarbonat cocok untuk interior yang modern. Bahan ini memiliki efek tembus pandang serta mampu membentuk pencahayaan yang unik, sehingga dapat menciptakan suasana ruang yang berkesan hi-tech. Sifatnya yang tahan air membuat bahan ini bisa juga diterapkan di area yang basah dan lembab seperti kamar mandi.

Penutup Atap/Kanopi
Sampai saat ini, polikarbonat masih popular digunakan sebagai penutup atap kanopi, gazebo, carport, skylight, bahkan atap jembatan penyeberangan. Sayangnya, desain bentuk atap yang umum dipakai di rumah-rumah masih ’standar’, belum terlalu berani mencoba desain-desain yang unik. Recommend Penulis, Polikarbonat untuk kanopi:
1. Twinlite 5mm untuk kanopi, warna gray, garansi 10 tahun
2. Solarlite (merk lokal) lebih murah, garansi 5 tahun.

Greenhouse
Setiap lembar polikarbonat memiliki kemampuan untuk menahan panas dan sinar ultra violet yang berbahaya bagi makhluk hidup. Namun sifatnya yang transparan masih dapat meneruskan cahaya lainnya. Oleh sebab itu, bahan polikarbonat cocok bila dipakai untuk rumah kaca (greenhouse), yakni tempat/ rumah untuk menyemaikan tanaman yang ruang dalamnya dapat diatur intensitas cahaya, suhu, dan kelembabannya.

Lantai
Aplikasi polikarbonat pada lantai belum banyak diterapkan di rumah, tapi sudah dipakai untuk dekorasi stand pameran dan lantai panggung. Bahan polikarbonat yang semi transparan dapat menciptakan efek lighting yang menarik dari arah bawah, sehingga tampilan ruang menjadi glamour dan meriah. Untuk lantai, ketebalan polikarbonat harus mencapai 16mm. Jika kita ingin membuat suasana di salah satu sudut rumah terlihat berbeda, lantai polikarbonat bisa dicoba.

Pintu dan Jendela
Daun pintu/ jendela dari polikarbonat dapat diaplikasikan di ruang-ruang yang semi privat, karena bayangan orang di baliknya masih terlihat samar-samar.

Interaksi material dengan bahan lainnya
Material yang akan merusak polikarbonat:
* Alkali bleaches seperti sodium hypochlorite
* Acetone
* Acrylonitrile
* Ammonia
* Amyl acetate
* Benzene
* Bromine
* Butyl acetate
* Sodium hydroxide
* Chloroform
* Dimethylformamide
* Concentrated hydrochloric acid
* Concentrated hydrofluoric acid
* Iodine
* Methanol
* Methyl ethyl ketone
* Styrene
* Tetrachloroethylene
* Toluene
* Concentrated sulfuric acid
* Xylene
* Cyanoacrylate monomers

Material yang memerlukan perhatian khusus apabila kontak dengan polikarbonat:
* Cyclohexanone
* Diesel oil (solar)
* Formic acid
* Gasoline
* Glycerine
* Heating oil
* Jet fuel
* Concentrated perchloric acid
* Sulfur dioxide
* Turpentine

Material yang aman bagi polikarbonat:
* Acetic acid (asam asetat)
* Ammonium chloride
* Antimony trichloride
* Borax in H2O
* Butane
* Calcium chloride
* Calcium hypochlorite
* Carbon dioxide
* Carbon monoxide
* Citric acid 10%
* Copper(II) sulfate
* Ethyl alcohol, i.e. ethanol 95%
* Ethylene glycol
* Formaldehyde 10%
* Hydrochloric acid 20%
* Hydrofluoric acid 5%
* Isopropyl alcohol
* Mercury
* Methane
* Oxygen
* Ozone
* Sulfur
* Urea
* Air pada suhu kamar (di atas 60 derajat akan menyebabkan degradasi hidrolisis).

Published in: on January 3, 2010 at 10:50 pm  Leave a Comment  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.